Home » article » CATATAN Hj. NIRWANA YULIATI TENTANG KUNJUNGAN KE SEKOLAH

CATATAN Hj. NIRWANA YULIATI TENTANG KUNJUNGAN KE SEKOLAH

Sekolah yang dikunjungi Hj. Nirwana Yuliati
1. Alfred Deakin High School (15-16 Februari 2016)
2. Leynham High School ( 17 Februari 2016)
3. Radford Collage (18 Februari 2016)
Sekolah yang dikunjungi Baiq Mina Utama Sari
1. Caroline Chisholm School ( 15-16 Februari 2016)
2. Burgmann Anglican School (17 Februari 2016)
3. Radford Collage (18 Februari 2016)
Setelah kami melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah tersebut kami mendapatkan banyak hal diantaranya :
1. Sekolah yang kami kunjungi rata rata gurunya benar-benar mampu memposisikan dirinya sebagai tenaga pendidik yang diayomi oleh siswanya, bahkan para guru tersebut sampai berjongkok di samping meja siswanya untuk menjelaskan materi yang belum dimengerti oleh siswa tersebut. Nah, hal ini lah yang sangat perlu saya contoh untuk saya terapkan di sekolah untuk lebih bersabar dalam mendidik siswa dan benar-benar sebagai saya tempatkan diri sebagai pendidik supaya siswa nyaman dalam proses belajar mengajar.
2. Guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk menyelesaikan soal latihannya dengan senyaman mungkin meskipun siswa tersebut belajar sambil mendengarkan radio atau music di HP, siswa bekerja sendiri tanpa bekerja sama dengan teman di sampingnya, perbedaan yang sangat mencolok di sekolah kita di Indonesia. Oleh karena itu, tidak ada salahnya sekarang kita mencoba menerapkan untuk mengasih siswa dalam mengerjakan soal latihan dibuat senyaman mungkin supaya siswa kita tidak merasa bosan dan tertekan dengan syarat mereka bekerja sendiri dan teman sebelah kiri kanannya tidak terganggu.
3. Guru dan siswa sangat disiplin dalam waktu
Saya harap ini terjadi disekolah saya, siswa yang rajin dan gurunya juga harus rajin memberi contoh untuk lebih rajin kalau bisa lebih dahulu datang ke sekolah dibanding dengan siswanya.
4. Guru tidak membuka ataupun menutup pelajaran.
Guru langsung mengajar tanpa ada persepsi langsung ke materi inti, begitupun dengan mengakhiri pelajaran tidak ada penutup atau rangkuman materi yang telah diajarkan, ketika waktu berakhir siswa keluar langsung tanpa ada instruksi dari guru apalagi mau mengucapkan salam atau terima kasih ke gurunya.
5. Beberapa sekolah tidak mementingkan pakaian seragam tidak seperti di Indonesia yang rata-rata siswanya menggunakan pakaian seragam, tetepi akan lebih baik jika mereka menggunakan pakaian seragam agar tidak ada bedanya siswa miskin dan siswa kaya.
6. Ruang kelas dilengkapi dengan monitor, sound system pokoknya teknologi sangat menunjang proses belajar mengajar serta siswa bisa mengakses internet. Guru juga diberikan kebebasan untuk menata ruang kelasnya sesuai dengan seleranya sendiri atau dibuat senyaman mungkin untuk membuat siswanya nyaman dalam proses belajar mengajar. Di Indonesia hal seperti sangat sulit diterapkan diseluruh sekolah sekolah, mungkin hanya ada satu atau sekolah tertentu itupun yang bertaraf internasional atau sekolah perkotaan sedangkan sekolah di pedesaan jangankan internet komputer saja jarang siswa memiliki bahkan memegangnya.
7. Guru di Australia memprogramkan kegiatan belajar mengajar selama satu semester. Ini juga sama dengan di Indonesia tetapi kebanyakan guru ditempat saya copy paste itu juga terjadi karena setiap pertemuan proses belajar mengajar guru dituntut membuat perencanaan atau RPP.
8. Sekolah yang kami kunjungi juga ada memprogramkan pelajaran bahasa Indonesia, dan ada ruangan khusus untuk kelas bahasa yang dilengkapi dengan furniture khas Indonesia bahkan langsung dari Indonesia. Mungkin kita juga perlu melakukan yang sama untuk pelajaran bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.
9. Adab siswa bertanya atau menanggapi adalah dengan mengangkat tangan, jika belum ditunjuk mereka tidak menjawab, dan tidak menurunkan tangan jika belum ditunjuk oleh guru.

(@ismail).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>